User Settings
Dissertation

PENGARUH SUPLEMENTASI VITAMIN CTERHADAP JUMLAH FIBROBLASDISEKITAR LUKA INSISI PADA TIKUS USIA TUA

Eni Kusyati-2010-01-01
1

TL;DRAbstract

Latar Belakang : Proses penyembuhan luka pada usia tua akan terjadi perlambatan melalui berbagai mekanisme. Vitamin C berperan membantu penyembuhan luka melalui oksidasi dengan kofaktor Fe2+ menyebabkan dikeluarkannya sejumlah anion radikal oksigen superoksida (02-) yang akan meningkatkan sintesis kolagen. Kolagen disintesis oleh fibroblas dari prolin dan lisin kemudian dihidrosilasi dengan bantuan vitamin C. Tujuan : Membuktikan adanya pengaruh pemberian suplementasi vitamin C terhadap jumlah fibroblas di sekitar luka insisi pada tikus usia tua. Metoda : Penelitian eksperimental laboratorik menggunakan rancangan randomized post test-only control group. Tikus usia 7,5 bulan, jantan, 20 ekor dibagi 4 kelompok yaitu K (dilakukan insisi tanpa diberi vitamin C). P1 (sebelum insisi diberi vitamin C 3 mg/330mg BB/hari peroral selama 7 hari). P2 (setelah insisi diberi vitamin C 3 mg/330mgBB/hari peroral selama 14 hari ). P3 (7 hari sebelum insisi dan 14 hari setelah insisi diberi

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Latar Belakang : Proses penyembuhan luka pada usia tua akan terjadi perlambatan melalui berbagai mekanisme. Vitamin C berperan membantu penyembuhan luka melalui oksidasi dengan kofaktor Fe2+ menyebabkan dikeluarkannya sejumlah anion radikal oksigen superoksida (02-) yang akan meningkatkan sintesis kolagen. Kolagen disintesis oleh fibroblas dari prolin dan lisin kemudian dihidrosilasi dengan bantuan vitamin C. Tujuan : Membuktikan adanya pengaruh pemberian suplementasi vitamin C terhadap jumlah fibroblas di sekitar luka insisi pada tikus usia tua. Metoda : Penelitian eksperimental laboratorik menggunakan rancangan randomized post test-only control group. Tikus usia 7,5 bulan, jantan, 20 ekor dibagi 4 kelompok yaitu K (dilakukan insisi tanpa diberi vitamin C). P1 (sebelum insisi diberi vitamin C 3 mg/330mg BB/hari peroral selama 7 hari). P2 (setelah insisi diberi vitamin C 3 mg/330mgBB/hari peroral selama 14 hari ). P3 (7 hari sebelum insisi dan 14 hari setelah insisi diberi

Keywords

Traditional medicinePhysicsVitamin CMedicineInternal medicine

Chat

Click to start Chat