Uji Toksisitas Fraksi Heksan Ekstrak Etanol Daun Mahkota Dewa {Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boeri} Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test
TL;DRAbstract
Telah dilakukan uji toksisitas fraksi heksan ekstrak etanol daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test dengan larva Artemia salina Leach sebagai hewan uji. Kandungan senyawa yang terkandung pada daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) diekstraksi dengan cara maserasi kinetik selama 3 jam menggunakan pelarut etanol 80%, didiamkan semalam, disaring. Ampas diberi perlakuan yang sama 3-4 kali, setelah itu ampas dibuang. Filtrat yang diperoleh dipekatkan dengan rotary evaporator dan diuapkan di waterbath sampai kental. Ekstrak kental yang diperoleh selanjutnya difraksinasi berturut-turut menggunakan pelarut n-heksan, kloroform, etil asetat sehingga diperoleh fraksi heksan, fraksi kloroform, fraksi etil asetat dan fraksi air sisa. Uji dilakukan terhadap fraksi heksan pada konsentrasi 100 µg/ml, 150 µg/ml, 200 µg/ml dan dilakukan sebanyak 5 kali replikasi. Pada penelitian ini digunakan larva Artemia salina Leach yang
Chat with Paper
AI Agents for this Paper
Telah dilakukan uji toksisitas fraksi heksan ekstrak etanol daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test dengan larva Artemia salina Leach sebagai hewan uji. Kandungan senyawa yang terkandung pada daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) diekstraksi dengan cara maserasi kinetik selama 3 jam menggunakan pelarut etanol 80%, didiamkan semalam, disaring. Ampas diberi perlakuan yang sama 3-4 kali, setelah itu ampas dibuang. Filtrat yang diperoleh dipekatkan dengan rotary evaporator dan diuapkan di waterbath sampai kental. Ekstrak kental yang diperoleh selanjutnya difraksinasi berturut-turut menggunakan pelarut n-heksan, kloroform, etil asetat sehingga diperoleh fraksi heksan, fraksi kloroform, fraksi etil asetat dan fraksi air sisa. Uji dilakukan terhadap fraksi heksan pada konsentrasi 100 µg/ml, 150 µg/ml, 200 µg/ml dan dilakukan sebanyak 5 kali replikasi. Pada penelitian ini digunakan larva Artemia salina Leach yang
Keywords
Chat
Click to start Chat