User Settings
Open AccessArticle10.22146/jieb.40743

ANALISIS DINAMIK PERMINTAAN TERIGU DI INDONESIA

Bambang Djanuwardi-1990-04-10-Indonesian Journal of Biotechnology (Universitas Gadjah Mada)

TL;DRAbstract

Pangan merupakan barang yang pertama kali ingin dipenuhi oleh setiap individu, karena tanpa pangan manusia tidak akan dapat mernpertahankan hidupnya. Masalah pangan secara global sudah mulai dikemukakan oleh Parton Malthus tahun 1878 (Falcon dkk,1983). Di Indonesia, masalah pangan sudah timbul sejak tahun 1655 yang merupakan tahun sangat kering, sehingga Sunan Amangkurat I melarang pengiriman beras keluar daerah (Mulyono S, 1981). Di Indonesia walaupun bahan pangan utama adalah beras, namun banyak terdapat bahan pangan lain seperti jagung, gaplek, sagu, terigu dan sebagainya.

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Pangan merupakan barang yang pertama kali ingin dipenuhi oleh setiap individu, karena tanpa pangan manusia tidak akan dapat mernpertahankan hidupnya. Masalah pangan secara global sudah mulai dikemukakan oleh Parton Malthus tahun 1878 (Falcon dkk,1983). Di Indonesia, masalah pangan sudah timbul sejak tahun 1655 yang merupakan tahun sangat kering, sehingga Sunan Amangkurat I melarang pengiriman beras keluar daerah (Mulyono S, 1981). Di Indonesia walaupun bahan pangan utama adalah beras, namun banyak terdapat bahan pangan lain seperti jagung, gaplek, sagu, terigu dan sebagainya.

Keywords

PhysicsHumanities

Chat

Click to start Chat