User Settings
Open AccessDissertation

THE SEXUAL OPPRESSIONS OF WOMEN CHARACTERS IN ALICE WALKERâS THE COLOR PURPLE

Indriani, Listya Nur-2008-01-01-UPT. Syiah Kuala University Library (Syiah Kuala University)

TL;DRAbstract

Karya sastra merupakan pencerminan realitas dan kehidupan sosial yang menggunakan bahasa sebagai medianya. Georg Lukacs (Salden 1977: 27) bahkan mengemukakan bahwa karya sastra adalah sebuah pencerminan realitas kehidupan sosial yang benar, lebih lengkap, lebih hidup, dan lebih dinamik. Sebuah novel atau karya sastra lain dapat membawa pembaca ke arah suatu pandangan yang lebih kongkret kepada realitas, melebihi penangkapan benda menurut pemahaman umum. Sosiologi sastra adalah sebuah studi sastra yang menerapkan aspek-aspek sosiologi dalam karya sastra. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam sosiologi sastra adalah feminisme. Feminisme adalah sebuah konsep yang menentang seluruh struktur dan kekuasaan laki-laki terhadap perempuan. Paham ini menolak adanya pembagian kelas antara laki-laki dan perempuan, di mana laki-laki adalah kelas yang berkuasa sedangkan perempuan adalah kelas kedua. Feminisme memandang patriarki sebagai semua sumber ketidakadilan terhadap perempuan. Gerakan ini

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Karya sastra merupakan pencerminan realitas dan kehidupan sosial yang menggunakan bahasa sebagai medianya. Georg Lukacs (Salden 1977: 27) bahkan mengemukakan bahwa karya sastra adalah sebuah pencerminan realitas kehidupan sosial yang benar, lebih lengkap, lebih hidup, dan lebih dinamik. Sebuah novel atau karya sastra lain dapat membawa pembaca ke arah suatu pandangan yang lebih kongkret kepada realitas, melebihi penangkapan benda menurut pemahaman umum. Sosiologi sastra adalah sebuah studi sastra yang menerapkan aspek-aspek sosiologi dalam karya sastra. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam sosiologi sastra adalah feminisme. Feminisme adalah sebuah konsep yang menentang seluruh struktur dan kekuasaan laki-laki terhadap perempuan. Paham ini menolak adanya pembagian kelas antara laki-laki dan perempuan, di mana laki-laki adalah kelas yang berkuasa sedangkan perempuan adalah kelas kedua. Feminisme memandang patriarki sebagai semua sumber ketidakadilan terhadap perempuan. Gerakan ini

Keywords

HumanitiesArtSociology

Chat

Click to start Chat