User Settings
Article

IMUNOGLOBULIN EPSTEIN BARP NUCLEAR ANTGEN 1 (EBNA 1) DAN VIRAL CAPSID ANTIGEN (VCA)-P18 PADA KARSINOMA NASOFARING STUDI PERBEDAAN ANTARA PADA PENDERITA RESPON BAIK DIBANDING DENGAN RESPON BURUK PASCATERAPI

0

TL;DRAbstract

Faktor genetik dan lingkungan sangat berpengaruh pad perkembangan karsinoma nasofarings (KNF). Ada hubungan antara infeksi Epstein Barr Virus (EBV) dengan KNF. EBV merupakan famili herpes virus, menginfeksi lebih dari 90 % populasi. Sebagian besar infeksi EBV tidak menimbulkan gejala umum virus dapat mempengaruhi transformasi menjadi maligna pad sel limfoid dan sel epitel. Antibodi IgA terhadap EBV telah digunakan sebagai skrining tes diagnostik untuk mendeteksi KNF secara serologi. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan tujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kadar serlogi IgA EBNA+VCA-p18 pasien KNF pada 12 minggu pascaterapi. Subjek yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan dilakukan tes serologi dan biopsi. Sampel penelitian yang telah memenuhi kriteria nklusi dan eksklusi dilakukan evaluasi terapi dengan biopsi dan pemeriksaan serologi EBV (IgA EBNA+VCA-p18), selain itu sampel juga memiliki data CT scan nasofarings. Respon terapi baik

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Faktor genetik dan lingkungan sangat berpengaruh pad perkembangan karsinoma nasofarings (KNF). Ada hubungan antara infeksi Epstein Barr Virus (EBV) dengan KNF. EBV merupakan famili herpes virus, menginfeksi lebih dari 90 % populasi. Sebagian besar infeksi EBV tidak menimbulkan gejala umum virus dapat mempengaruhi transformasi menjadi maligna pad sel limfoid dan sel epitel. Antibodi IgA terhadap EBV telah digunakan sebagai skrining tes diagnostik untuk mendeteksi KNF secara serologi. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan tujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kadar serlogi IgA EBNA+VCA-p18 pasien KNF pada 12 minggu pascaterapi. Subjek yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan dilakukan tes serologi dan biopsi. Sampel penelitian yang telah memenuhi kriteria nklusi dan eksklusi dilakukan evaluasi terapi dengan biopsi dan pemeriksaan serologi EBV (IgA EBNA+VCA-p18), selain itu sampel juga memiliki data CT scan nasofarings. Respon terapi baik

Keywords

MedicineGynecologyMolecular biologyBiology

Chat

Click to start Chat