EFEKTIPITAS MODEL PELATIHAN DENGAN KONSEP MENTORINGUNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSIKEPALA SEKOLAH DAN GURU YANG BERKAITAN DENGANIMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIFDI SDN ”X” KABUPATEN BANDUNG
TL;DRAbstract
Untuk memenuhi hal tersebut diperlukan pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten. Kepala sekolah dan guru sebagai figur kunci dalam melaksanakan pendidikan inklusif perlu ditingkatkan kompetensinya baik pengetahuan dan keterampilannya agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional. Upaya ke arah tersebut telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah Balai Pelatihan Guru Sekolah Luar Biasa (BPG SLB) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui Pelatihan Pendidikan Inklusif, namun fakta di lapangan menunjukan bahwa implementasi pendidikan inklusif di sekolah reguler masih menemui banyak hambatan Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu ditemukan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru agar sekolah reguler dapat melaksanakan pendidikan inklusif dengan baik. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian dalam tiga tahap. Hasil penelitian tahap I menunjukan bahwa kondisi objektif implementasi pendidikan inklus
Chat with Paper
AI Agents for this Paper
Untuk memenuhi hal tersebut diperlukan pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten. Kepala sekolah dan guru sebagai figur kunci dalam melaksanakan pendidikan inklusif perlu ditingkatkan kompetensinya baik pengetahuan dan keterampilannya agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional. Upaya ke arah tersebut telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah Balai Pelatihan Guru Sekolah Luar Biasa (BPG SLB) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui Pelatihan Pendidikan Inklusif, namun fakta di lapangan menunjukan bahwa implementasi pendidikan inklusif di sekolah reguler masih menemui banyak hambatan Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu ditemukan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru agar sekolah reguler dapat melaksanakan pendidikan inklusif dengan baik. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian dalam tiga tahap. Hasil penelitian tahap I menunjukan bahwa kondisi objektif implementasi pendidikan inklus
Keywords
Chat
Click to start Chat