Upaya menurunkan penggunaan amoksisilin injeksi dan meningkatkan penggunaan ampisilin injeksi dengan intervensi face to face di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang
TL;DRAbstract
Latar be lakang: Pemakaian obat dikatakan tidak rasional apabila kemungkinan memberikan manfaat kecil atau tidak ada, atau beayanya tidak imbang dengan manfaatnya. Hal tersebut disebabkan antara lain: kurangnya informasi obat, promoso oleh industri farmasi, ketidakpastian diagnostik, rasa gengsi, beban pelayanan terlalu banyak, permintaan pasien, pengalaman individu dokter, kurangnya pengetahuan dankurangnya kesadaran pentingnya formularium. Upaya peningkatan pemakaian secara rasional antara lain dengan intervensi pendidikan face to face. Tujuan penelitian: Menurunkan penggunaan antibiotik amoksisilin injeksi dengan meningkatkan penggunaan antibiotik ampisilin injeksi dengan intervensi face to face. Rancangan penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan rancangan pre-post intervention tanpa kelompok kontrol. Yang mendapat intervensi adalah dokter Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang, lokasi penelitian adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang. Sampel dalam penelitian ini
Chat with Paper
AI Agents for this Paper
Latar be lakang: Pemakaian obat dikatakan tidak rasional apabila kemungkinan memberikan manfaat kecil atau tidak ada, atau beayanya tidak imbang dengan manfaatnya. Hal tersebut disebabkan antara lain: kurangnya informasi obat, promoso oleh industri farmasi, ketidakpastian diagnostik, rasa gengsi, beban pelayanan terlalu banyak, permintaan pasien, pengalaman individu dokter, kurangnya pengetahuan dankurangnya kesadaran pentingnya formularium. Upaya peningkatan pemakaian secara rasional antara lain dengan intervensi pendidikan face to face. Tujuan penelitian: Menurunkan penggunaan antibiotik amoksisilin injeksi dengan meningkatkan penggunaan antibiotik ampisilin injeksi dengan intervensi face to face. Rancangan penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan rancangan pre-post intervention tanpa kelompok kontrol. Yang mendapat intervensi adalah dokter Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang, lokasi penelitian adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang. Sampel dalam penelitian ini
Keywords
Chat
Click to start Chat