User Settings
Article

AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastoma affine D. Donetanol) TERHADAPStaphylococcus aureus, Escherichia coli DAN Candida albicans.

0

TL;DRAbstract

Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh mikroba antara lain Staphylococcus aureus, Eschericia coli, dan Candida albicans. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai produk antimikroba adalah daun senggani (Melastoma affine D. Donetanol). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Kadar Bunuh Minimum (KBM) ekstrak etanol daun senggani (Melastoma affine D. Don) terhadap S. aureus, E. coli, dan C. albicans dengan metode dilusi padat. Penelitian ini didahului dengan optimasi suspending agent terhadap ekstrak etanol daun senggani dari Fakultas Farmasi, kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi bakteri-bakteri yang diuji. Ekstrak tersebut diuji aktivitas antibakterinya terhadap E. coli dan S. aureus serta aktivitas antijamur terhadap C. albicans dengan metode dilusi padat dengan seri konsentrasi yang digunakan untuk Staphylococcus aureus dan Escherichia coli adalah 0,25%; 0,5%; 1%; 2%; 3%; 4%; dan 5% sedangkan untuk Candida albicans 0,25%; 0,5%; 1%; 2%; 3%; dan 4%. Se

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh mikroba antara lain Staphylococcus aureus, Eschericia coli, dan Candida albicans. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai produk antimikroba adalah daun senggani (Melastoma affine D. Donetanol). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Kadar Bunuh Minimum (KBM) ekstrak etanol daun senggani (Melastoma affine D. Don) terhadap S. aureus, E. coli, dan C. albicans dengan metode dilusi padat. Penelitian ini didahului dengan optimasi suspending agent terhadap ekstrak etanol daun senggani dari Fakultas Farmasi, kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi bakteri-bakteri yang diuji. Ekstrak tersebut diuji aktivitas antibakterinya terhadap E. coli dan S. aureus serta aktivitas antijamur terhadap C. albicans dengan metode dilusi padat dengan seri konsentrasi yang digunakan untuk Staphylococcus aureus dan Escherichia coli adalah 0,25%; 0,5%; 1%; 2%; 3%; 4%; dan 5% sedangkan untuk Candida albicans 0,25%; 0,5%; 1%; 2%; 3%; dan 4%. Se

Keywords

Traditional medicineChemistryCandida albicansStaphylococcus aureusMicrobiologyBiologyBacteriaMedicine

Chat

Click to start Chat