User Settings
Dissertation

Analisis perbedaan kinerja saham jangka pendek dan jangka panjang setelah Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia

0

TL;DRAbstract

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti kinerja saham baik itu pada jangka pendek maupun jangka panjang pada perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin membuktikan adanya fenomena outperformed pada kinerja saham jangka pendek dan underperformed pada kinerja saham jangka panjang. Kinerja jangka pendek sendiri dihitung berdasarkan kinerja selama 1 bulan sedangkan kinerja jangka panjang dihitung berdasarkan kinerja selama 1 tahun Sampel dari penelitian ini terdiri dari 89 perusahaan yang melakukan IPO dalam periode waktu 2000 – 2005. Pengujian dengan menggunakan one sample t-test ini kemudian menunjukkan bahwa kinerja saham jangka pendek setelah IPO menghasilkan rata-rata abnormal return sebesar 22.4% sedangkan pada jangka panjang setelah IPO kinerja saham mengalami penurunan, menghasilkan rata-rata abnormal return sebesar -17.36%. Kemudian dari pengujian dengan paired comparison t-test menunjukkan bahwa kinerja

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti kinerja saham baik itu pada jangka pendek maupun jangka panjang pada perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin membuktikan adanya fenomena outperformed pada kinerja saham jangka pendek dan underperformed pada kinerja saham jangka panjang. Kinerja jangka pendek sendiri dihitung berdasarkan kinerja selama 1 bulan sedangkan kinerja jangka panjang dihitung berdasarkan kinerja selama 1 tahun Sampel dari penelitian ini terdiri dari 89 perusahaan yang melakukan IPO dalam periode waktu 2000 – 2005. Pengujian dengan menggunakan one sample t-test ini kemudian menunjukkan bahwa kinerja saham jangka pendek setelah IPO menghasilkan rata-rata abnormal return sebesar 22.4% sedangkan pada jangka panjang setelah IPO kinerja saham mengalami penurunan, menghasilkan rata-rata abnormal return sebesar -17.36%. Kemudian dari pengujian dengan paired comparison t-test menunjukkan bahwa kinerja

Keywords

ChemistryMathematicsBusiness administrationBusiness

Chat

Click to start Chat