User Settings
Dissertation

Perbandingan Aktivitas Antimikroba Isopropanol, Chloroxylenol, dan Triclosan Terhadap Staphylococcus aureus In Vitro

Meili Wati-2014-01-01
1

TL;DRAbstract

Latar belakang : Infeksi Staphylococcus aureus dapat menyebabkan berbagai macam penyakit baik secara langsung maupun tidak langsung seperti infeksi dan keracunan makanan. Menjaga tangan agar tetap bersih adalah salah satu cara untuk mencegah penyebaran bakteri Staphylococcus aureus dan penyakitnya. Berbagai macam produk cuci tangan dapat mengandung bahan aktif yang memiliki aktivitas antimikroba. Kandungan bahan aktif yang paling sering ditemukan adalah alkohol, chloroxylenol, dan triclosan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antimikroba isopropanol, chloroxylenol dan triclosan. Metode : Penelitian bersifat true experimental dengan metode disc diffusion. Cakram yang masing-masing sebelumnya sudah dicelupkan ke dalam isopropanol, chloroxylenol, dan triclosan diletakkan pada Mueller Hinton Agar (MHA) yang sudah diinokulasikan 100µL suspensi Staphylococcus aureus. MHA kemudian diinkubasi selama 18-24 jam pada suhu 37 0 C.

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Latar belakang : Infeksi Staphylococcus aureus dapat menyebabkan berbagai macam penyakit baik secara langsung maupun tidak langsung seperti infeksi dan keracunan makanan. Menjaga tangan agar tetap bersih adalah salah satu cara untuk mencegah penyebaran bakteri Staphylococcus aureus dan penyakitnya. Berbagai macam produk cuci tangan dapat mengandung bahan aktif yang memiliki aktivitas antimikroba. Kandungan bahan aktif yang paling sering ditemukan adalah alkohol, chloroxylenol, dan triclosan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antimikroba isopropanol, chloroxylenol dan triclosan. Metode : Penelitian bersifat true experimental dengan metode disc diffusion. Cakram yang masing-masing sebelumnya sudah dicelupkan ke dalam isopropanol, chloroxylenol, dan triclosan diletakkan pada Mueller Hinton Agar (MHA) yang sudah diinokulasikan 100µL suspensi Staphylococcus aureus. MHA kemudian diinkubasi selama 18-24 jam pada suhu 37 0 C.

Keywords

TriclosanTraditional medicineStaphylococcus aureusMedicineBiologyBacteria

Chat

Click to start Chat