User Settings
Open AccessOther

Analisis Peresepan Antibakteri Oral di Apotik Ubaya Selama Bulan Januari 2011-Maret 2011

Yanriko, Greta-2011-07-01-Ubaya Repository (University of Surabaya)

TL;DRAbstract

Telah dilakukan penelitian mengenai peresepan antibakteri oral di Apotik
\nUBAYA. Data yang di ambil adalah resep-resep antibakteri oral selama bulan
\nJanuari 2011-Maret 2011 yang layak dibaca dan memenuhi persyaratan
\nkelengkapan administratif sebuah resep. Variabel dalam penelitian ini adalah jenis
\nantibakteri, dosis antibakteri, frekuensi pemberian antibakteri, bentuk sediaan
\nyang diberikan, rute pemberian antibakteri, dan intruksi pemberian antibakteri.
\nPengambilan data bersifat non-eksperimental, kemudian data dikumpulkan secara
\nretrospektif untuk di analisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian dapat
\ndisimpulkan bahwa profil peresepan antibakteri oral/jenis jenis antibakteri oral
\nyang paling banyak diresepkan yaitu amoksisilin 34,32%, siprofloksasin 26,83%,
\namoksisilin-asam klavulanat 13,42%, metronidasol 4,37% dan tiemfenikol 4,21%,
\nketidaksesuaian dosis pada peresepan antibakteri oral sebesar 5,93%,
\nketidak

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Telah dilakukan penelitian mengenai peresepan antibakteri oral di Apotik
\nUBAYA. Data yang di ambil adalah resep-resep antibakteri oral selama bulan
\nJanuari 2011-Maret 2011 yang layak dibaca dan memenuhi persyaratan
\nkelengkapan administratif sebuah resep. Variabel dalam penelitian ini adalah jenis
\nantibakteri, dosis antibakteri, frekuensi pemberian antibakteri, bentuk sediaan
\nyang diberikan, rute pemberian antibakteri, dan intruksi pemberian antibakteri.
\nPengambilan data bersifat non-eksperimental, kemudian data dikumpulkan secara
\nretrospektif untuk di analisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian dapat
\ndisimpulkan bahwa profil peresepan antibakteri oral/jenis jenis antibakteri oral
\nyang paling banyak diresepkan yaitu amoksisilin 34,32%, siprofloksasin 26,83%,
\namoksisilin-asam klavulanat 13,42%, metronidasol 4,37% dan tiemfenikol 4,21%,
\nketidaksesuaian dosis pada peresepan antibakteri oral sebesar 5,93%,
\nketidak

Keywords

MedicineTraditional medicine

Chat

Click to start Chat