User Settings
Article

MODEL PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL KARYAWAN DENGAN PENDEKATAN KONSELING PERKEMBANGAN :Studi Pengembangan Kecerdasan Emosional Karyawan PT Semen Padang

H Helma-2013-10-31
2

TL;DRAbstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menyusun sebuah model yang efektif untuk mengembangkan kecerdasan emosi karyawan berdasarkan pendekatan konseling perkembangan yang dapat diterima baik secara teoritis maupun praktis; (2) menyusun panduan pelaksanaan model tersebut; (3) membuktikan keefektifan model tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development). Subyek penelitian adalah kayawan PT Semen Padang. Data dikumpulkan dengan menggunakan inventori dan skala penilaian. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan ANCOVA. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) model pengembangan kecerdasan emosi karyawan berdasarkan pendekatan konseling perkembangan terbukti efektif dan dapat diterima baik oleh para ahli maupun praktisi, (2) panduan pelaksanaan model tersebut dapat diterima baik oleh para ahli maupun praktisi, (3) model tersebut beserta pedoman pelaksanaannya sangat fungsional untuk meningkatkan kecerdasan emosi

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menyusun sebuah model yang efektif untuk mengembangkan kecerdasan emosi karyawan berdasarkan pendekatan konseling perkembangan yang dapat diterima baik secara teoritis maupun praktis; (2) menyusun panduan pelaksanaan model tersebut; (3) membuktikan keefektifan model tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development). Subyek penelitian adalah kayawan PT Semen Padang. Data dikumpulkan dengan menggunakan inventori dan skala penilaian. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan ANCOVA. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) model pengembangan kecerdasan emosi karyawan berdasarkan pendekatan konseling perkembangan terbukti efektif dan dapat diterima baik oleh para ahli maupun praktisi, (2) panduan pelaksanaan model tersebut dapat diterima baik oleh para ahli maupun praktisi, (3) model tersebut beserta pedoman pelaksanaannya sangat fungsional untuk meningkatkan kecerdasan emosi

Keywords

HumanitiesPsychologyArt

Chat

Click to start Chat