User Settings
Open AccessDissertation

MODEL EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SERTA IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SETELAH PEMBELAJARAN

Henri Setya Budhi-2012-07-30-Repository at Universitas Pendidikan Indonesia (Universitas Pendidikan Indonesia)

TL;DRAbstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji coba penggunaan model Experiential Learning dalam pembelajaran konsep cahaya untuk mendeskripsikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains, serta untuk mengetahui tingkat miskonsepsi setelah pembelajaran diberikan. Konsep cahaya sangat penting dipelajari oleh siswa karena sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Metoda penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dan deskriptif yang dilakukan di salah satu SMP Negeri di Propinsi Jawa Tengah dengan sampel siswa kelas VIII semester 2. Kajian difokuskan pada pemahaman konsep, keterampilan proses sains, miskonsepsi serta keterlaksanaan model Experiential Learning. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains, kemudian posttest untuk mengukur tingkat miskonsepsi setelah pembelajaran. Untuk melihat keterlaksanaan model Experiential Learning, digunakan lembar observasi akti

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Penelitian ini bertujuan untuk menguji coba penggunaan model Experiential Learning dalam pembelajaran konsep cahaya untuk mendeskripsikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains, serta untuk mengetahui tingkat miskonsepsi setelah pembelajaran diberikan. Konsep cahaya sangat penting dipelajari oleh siswa karena sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Metoda penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dan deskriptif yang dilakukan di salah satu SMP Negeri di Propinsi Jawa Tengah dengan sampel siswa kelas VIII semester 2. Kajian difokuskan pada pemahaman konsep, keterampilan proses sains, miskonsepsi serta keterlaksanaan model Experiential Learning. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains, kemudian posttest untuk mengukur tingkat miskonsepsi setelah pembelajaran. Untuk melihat keterlaksanaan model Experiential Learning, digunakan lembar observasi akti

Keywords

PhysicsHumanitiesPsychologyArt

Chat

Click to start Chat