User Settings
Open AccessArticle10.23887/jibk.v1i1.781

PENERAPAN MODEL KONSELING CLIENT CENTERED TEHNIK SELF UNDERSTANDING UNTUK MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS XC AP SMKN 1 SINGARAJA

AYU SRI ADNYANI,Ni Ketut Suarni,Made Sulastri Sulastri-2013-07-01-SHILAP Revista de lepidopterología
0

TL;DRAbstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kecerdasan emosional siswa setelah diterapkan model konseling client centered tehnik self understanding siswa kelas XC AP SMKN 1 Singaraja. Penelitian ini difokuskan terhadap sikap siswa yang menunjukkan kecerdasan emosional yang kurang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan dalam bimbingan konseling (Action Reseach In Counseling). Subjek penelitian adalah siswa kelas XC AP SMKN 1 Singaraja. Jumlah yang diteliti sebanyak 28 orang, terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Untuk memperoleh data digunakan kuesioner. Data yang diperoleh adalah data kecerdasan emosional. Hasil dari penelitian adalah siklus awal ditunjukkan masih ada 8 dari 28 siswa yang masih belum mencapai skor minimal yaitu 70. Siklus I terdapat 2 dari 28 siswa yang belum mencapai target. Setelah diberikan tindakan ternyata terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu pengembangan kecerdasan emosional siswa dari 67% menjadi 74% penin

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kecerdasan emosional siswa setelah diterapkan model konseling client centered tehnik self understanding siswa kelas XC AP SMKN 1 Singaraja. Penelitian ini difokuskan terhadap sikap siswa yang menunjukkan kecerdasan emosional yang kurang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan dalam bimbingan konseling (Action Reseach In Counseling). Subjek penelitian adalah siswa kelas XC AP SMKN 1 Singaraja. Jumlah yang diteliti sebanyak 28 orang, terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Untuk memperoleh data digunakan kuesioner. Data yang diperoleh adalah data kecerdasan emosional. Hasil dari penelitian adalah siklus awal ditunjukkan masih ada 8 dari 28 siswa yang masih belum mencapai skor minimal yaitu 70. Siklus I terdapat 2 dari 28 siswa yang belum mencapai target. Setelah diberikan tindakan ternyata terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu pengembangan kecerdasan emosional siswa dari 67% menjadi 74% penin

Keywords

PsychologyHumanitiesPhilosophy

Chat

Click to start Chat