User Settings
Dissertation

Efek Antelmintik Infusa Biji Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Ascaris suum Secara In Vitro

0

TL;DRAbstract

Indonesia merupakan negara tropis yang rentan terkena penyakit infeksi cacing Ascaris lumbricoides juga Ascaris suum, yang merupakan parasit nematoda usus babi tetapi dapat menginfeksi manusia terutama anak-anak. Pengobatan ascariasis dengan obat sintetis relatif memiliki efek samping yang lebih banyak, sehingga dicari alternatif dengan obat tradisional, salah satunya menggunakan biji pepaya (Caricae semen). Tujuan penelitian untuk mengetahui efek antelmintik infusa biji pepaya (IBP) terhadap Ascaris suum secara in vitro. Desain penelitian prospektif eksperimental sungguhan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang bersifat komparatif. Penelitian menggunakan Ascaris suum betina sebanyak 750 ekor, yang dialokasikan ke dalam 5 kelompok (n = 5) yaitu kelompok I, II, dan III masing-masing diberi IBP 10%, 15% dan 20%, kelompok IV dan V diberi NaCl 0,9% dan Pirantel pamoat 20%. Data yang diukur adalah jumlah cacing paralisis dan mati, sedangkan yang dianalisis adalah persentase jumlah cacin

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Indonesia merupakan negara tropis yang rentan terkena penyakit infeksi cacing Ascaris lumbricoides juga Ascaris suum, yang merupakan parasit nematoda usus babi tetapi dapat menginfeksi manusia terutama anak-anak. Pengobatan ascariasis dengan obat sintetis relatif memiliki efek samping yang lebih banyak, sehingga dicari alternatif dengan obat tradisional, salah satunya menggunakan biji pepaya (Caricae semen). Tujuan penelitian untuk mengetahui efek antelmintik infusa biji pepaya (IBP) terhadap Ascaris suum secara in vitro. Desain penelitian prospektif eksperimental sungguhan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang bersifat komparatif. Penelitian menggunakan Ascaris suum betina sebanyak 750 ekor, yang dialokasikan ke dalam 5 kelompok (n = 5) yaitu kelompok I, II, dan III masing-masing diberi IBP 10%, 15% dan 20%, kelompok IV dan V diberi NaCl 0,9% dan Pirantel pamoat 20%. Data yang diukur adalah jumlah cacing paralisis dan mati, sedangkan yang dianalisis adalah persentase jumlah cacin

Keywords

BiologyAscaris suumTraditional medicineHelminthsMedicineZoology

Chat

Click to start Chat