User Settings
Open AccessArticle10.23960/jat.v2i1.1940

UJI PATOGENISITAS JAMUR Beauveria bassiana YANG DIISOLASI DARI Hypothenemus hampei PADA Sitophilus oryzae DI TINGKAT LABORATORIUM

Yosua Adi Aeng Raya,I Gede Swibawa,Indriyati Indriyati-2014-01-31-Jurnal Agrotek Tropika

TL;DRAbstract

Dampak negatif pestisida yang merugikan kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup mendorong berkembangnya pengendalian hama secara hayati. Pengendalian hama menggunakan musuh alami, seperti jamur patogen serangga diketahui efektif dan aman bagi lingkungan. Salah satu spesies jamur patogen serangga yang potensial sebagai agen pengendali hayati hama adalah Beauveria bassiana Balsamo. Penelitian ini bertujuan untuk menguji patogenisitas jamur entomopatogen B. bassiana yang diisolasi dari hama penggerek buah kopi sakit terhadap Sitophilus oryzae. Pengujian terpisah dilakukan di laboratorium, yaitu pengujian isolat jamur dari Lampung Barat dan isolat dari Tanggamus, menggunakan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu kontrol (akuades), suspensi jamur pada tingkat pengenceran 10-2, 10-3, dan10-4. Satuan percobaan yaitu 20 individu kumbang S. oryzae disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya patogenisitas jamur B. bassiana pada S. oryzae masih rendah. Pe

Chat with Paper

AI Agents for this Paper

Dampak negatif pestisida yang merugikan kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup mendorong berkembangnya pengendalian hama secara hayati. Pengendalian hama menggunakan musuh alami, seperti jamur patogen serangga diketahui efektif dan aman bagi lingkungan. Salah satu spesies jamur patogen serangga yang potensial sebagai agen pengendali hayati hama adalah Beauveria bassiana Balsamo. Penelitian ini bertujuan untuk menguji patogenisitas jamur entomopatogen B. bassiana yang diisolasi dari hama penggerek buah kopi sakit terhadap Sitophilus oryzae. Pengujian terpisah dilakukan di laboratorium, yaitu pengujian isolat jamur dari Lampung Barat dan isolat dari Tanggamus, menggunakan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu kontrol (akuades), suspensi jamur pada tingkat pengenceran 10-2, 10-3, dan10-4. Satuan percobaan yaitu 20 individu kumbang S. oryzae disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya patogenisitas jamur B. bassiana pada S. oryzae masih rendah. Pe

Keywords

Beauveria bassianaBiologyToxicologyHorticultureBiological pest control

Chat

Click to start Chat